Apa Itu ARTEMIA ???
![]() |
| ARTEMIA |
Banyak sekali jenis pakan bagi burayak ikan hias yang bisa digunakan untuk
menunjang kualitas dan kuantitas ikan.Salah satunya adalah penggunaan artemia
sebagai pakan. Artemia masih bersaudara deangan udang. Udang berukuran mini ini memiliki kandungan yang baik bagi
perkembangan burayak ikan hias sehingga banyak dimanfaatkan sebagai pakan yang
bergizi.
Udang yang berukuran sangat kecil ini hidup di pesisiran
yang memiliki kadar garam cukup tinggi. Hewan air ini bisa tumbuh dan
berkembang dengan baik pada suhu 25—30 derajat Celcius. Dinamai udang yang sangat kecil karena ukuran tubuh artemia
dewasa hanya berkisar 1—2 cm. Beratnya pun sangat ringan, yakni hanya 10
miligram per ekornya. Di alam, artemia menyantap berbagai sisa renik dari jasad
hidup yang hancur, ganggang berukuran mikro, bakteri, dan cendawan untuk
memenuhi nutrisi tubuhnya.
Beberapa jenis ganggang yang umum dimakan oleh artemia
tergolong ganggang hijau. Jenis ganggang tersebut antara lain lambertia,
cladophora, platymonas, dan banyak lagi. Ada pula jenis ganggang biru yang juga
dikonsumsi oleh artemia, yakni jenis oscillatoria. Artemia dalam dunia ikan hias, biasa dijadikan pakan bagi burayak yang baru menetas. Biasanya kami mendapatkan artemia dalam bentuk kristal telur seperti ini.
![]() |
| Kristal atau telur Artemia |
![]() |
| Artemia merek supreme plus |
Untuk medapatkannya kami biasa membeli di toko toko online, bisa dengan kemasan repackaging 10 gr, 20gr atau satu kaleng penuh 425 gram. Dalam kemasan kaleng telur artemia ini bisa dismpan selama satu tahun lebih.
Bagi peternak ikan hias yang kesulitan dalam memeberi makan hidup burayaknya, artemia ini bisa menjadi pilihan. karena tidak perlu mencari kutu air lagi di luar. Ada 2 jenis telur artemia yang dijual di pasaran, ada yang bisa langsung diberikan ada harus ditetaskan. Nah merk supreme plus ini harus ditetaskan.
Seperti ini cara menetaskannya.
Cara membuat alat tetasnya seperti ini...
Cukup mudah bukan?
Apakah artemia bisa dibudidayakan atau diperbanyak, jadi kita tidak perlu membeli telurnya lagi?
Jawabannya, Bisa, Tapi saya belum pernah mencobanya.
Ada dua jenis perkembangbiakan artemia di alam bebas, yakni
secara biseksual dan patenogenetik. Perkembangbiakan yang pertama dengan
perkawinan induk betina dan jantan. Sementara, yang kedua dilakukan dengan
dirinya sendiri tanpa adanya perkawinan.
Artemia dibudidayakan dengan bertelur dan beranak. Jika
lingkungan cukup mendukung perkembangannya, artemia bisa berkembang biak dengan
beranak. Sementara, bila ia berada di lingkungan yang kurang mendukung, artemia
akan bertelur. Jika Anda berniat membudidayakan artemia, salah satu pakan yang
bisa digunakan untuk pembesaran artemia adalah bekatul. Setelah 2 minggu,
artemia akan mencapai panjang 8 milimeter dan tergolong artemia dewasa yang
sudah bisa digunakan untuk pakan ikan.
Demikian penjelasan saya tentang apa itu artemia.
Semoga Bermanfaat.
Terima kasih





